
Kuberpijak di persimpangan jalan ini
Bersimpuh peluh,.
Sang surya sedari tadi mengujiku dengan teriknya
Menungguku mengibarkan bendera putih
Semilir angin pun rasanya enggan berhembus
Entah kenapa,.
Seakan seisi semesta bersekongkol
Ingin melihat batas kesabaran yg aku miliki
Kumenunggu setetes asa dari langit
Yang menjelma lewat tetesan air kehidupan
Terus menunggu,.
Walaupun aku tahu menunggu adalah hal yg paling kubenci
Waktu terus berlari
Pepohonan rindang mulai menggodaku
Melambaikan rantingnya,.
Memanggil untuk berteduh dibawahnya
Dan meninggalkan pijakanku yg sekarang
Tapi aku tahu
Ketika aku meninggalkan pijakanku
Aku takkan pernah bisa kembali
Dan apa yg kuperjuangkan selama ini
Hanya akan menjadi kenangan
No comments:
Post a Comment